Jumat, 06 November 2015

Pindang Patin Tempoyak Khas Kota Baturaja

Pindang Patin
Seputar Baturaja - Siapa yang tak kenal pindang patin, tak jauh beda dengan pindang-pindang lainnya namun pindang ini lebih istimewa karena terdapat campuran fermentasi dari durian atau yang sering disebut masyarakat sumatera dengan sebutan tempoyak.

Aroma khas dari tempoyak inilah yang semakin menambah nafsu untuk menyantapnya. Dalam hal rasa, makanan ini memiliki karakter rasa asin, pedas dan manis yang bercampur jadi satu serta ditambah dengan aroma harum khas dari tempoyak.

Jadi buat anda yang sedang berkunjung, atau sekedar mampir ke warung makan di Baturaja sempatkanlah makan masakan ini atau bahkan anda ingin belajar membuatnya, masyarakat disana dengan senang hati akan membagi ilmunya.

Klaim Artikel ini baca: Disclaimer
Read More

Rabu, 21 Oktober 2015

Kenangan SD yang Tak Terlupakan

Kenangan SD yang Tak Terlupakan - Diantara kita tentu pernah mengalami hal-hal yang berkesan dan tak akan terlupakan pada masa SD dahulu, bahkan mungkin hal-hal tersebut sudah sangat jarang dijumpai pada jaman sekarang yang sibuk dengan gadget masing-masing, jaman dulu waktu masih SD dilarang membawa HP atau gadget kesekolah, Dan berikut ini merupakan hal-hal yang mungkin tak akan terlupakan oleh kita:

1. Menggambar Gunung Dua (Gambar Legendaris)

    Dulu semasa SD pasti kita pertama kali diajarkan menggambar dua gunung bersebelahan, mengapa harus menggambar ini? Ya" Mungkin mudah ya hanya dengan menarik alat gambar menyerupai gunung dengan melenggung menjadi dua, seperti gunung kembar Dan kemudian ada terdapat jalan raya di samping kanan ataupun kirinya serta terhampar sawah yang luas dan tidak jarang menambahkan mobil. Serta jangan lupakan gambar matahari yang memiliki mata, hidung serta mulut.

2. Berebut untuk memecahkan bungkus plastik

    Bungkus plastik disini merupakan bungkus pelastik yang biasanya digunakan untuk membungkus sepeda, yang mana bungkus ini memiliki bola-bola udara yang berfungsi untuk menahan benturan terhadap benda yang dibungkusnya, akan tetapi dulu kita berebut untuk memecahkannya.

3. Balon Tiup dengan Sedotan

    Balon ini merupakan balon yang ditiup menggunakan sebatang sedotan kecil, dan cara memainkannya dengan mengolaskan cairan balon pada ujung sedotan, selanjutnya ditiup dari sisi bagian balon. Dan lucunya setelah di tiup untuk membesarkan balonnya dengan melobangi balon dengan menghisapnya dan berbunyi "Cletok" jika balon telah mulai mengempes, biasanya dimainkan sebagai topeng atau pura-pura mendapatkan kutu dikepala teman.

4. Mengantri Untuk Disuntik

    Disuntik merupakan hal yang ditakuti anak-anak, dan menjengkelkannya pada jaman SD saat kita berteriak ketakutan dan menangis saat disuntik teman-teman malah tertawa kegirangan meledek kita saat disuntik.

5. Penghapus Darurat

    Pada saat menulis atau menggambar menggunakan pensil sering kali mengalami kesalahan dan parahnya kita tidak memiliki penghapus, dan pada jaman itu kita biasanya kreatif menghapus menggunakan karet gelang yang biasanya dililitkan diujung pensil. Dan entah siapa yang memulai ini?

6. Tipe-X Melatih Kemampuan Menangkap

    Pada jaman SD dulu kita sering mengalami kesalahan dalam menulis dan sangat memerlukan namanya penghapus pena yang bernama Tipe-X yang sangat identik dengan lemparan. Contoh pada saat meminjam Tipe-X, misal si Budi mengalami kesalahan dalam menulis dan berada disudut kanan tempat duduk dikelas, dan ingin meminjam Tipe-X kepada Anton, dengan sigap Budi meminjam Tipe-X dengan cepat Anton melemparnya dan tentunya Kita harus melatih Tangkapan agar tidak meleset bahkan mengenai kepala kita sendiri.

7. Dokter Kecil

    Di SD jaman identik pemeriksaan kuku dan kerapian saat ingin masuk kelas yang dilakukan oleh kakak tingkat kelas 5 atau kelas 6 yang disebut Dokter Kecil.

8. Menulis Huruf Bersambung

    Jaman Dulu untuk melatih tulisan sambung guru disekolah selalu memberikan pelajaran tegak bersambung agar muridnya pandai menulis bersambung.

9. Menhafalkan Lagu Daerah dan Nasional

    Biasanya pada jaman SD kita disuruh menghafalkan lagu-lagu nasional maupun daerah. Hal ini sangat bagus agar anak SD dapat hafal lagu-lagu daerah dan nasional. Dan ada momen lucu saat ada murid atau anak yang lupa atau malu dan masih kentara dengan logat daerah pada saat menyanyikan lagu tersebut.

10. Duduk Semeja Berdua

    Jaman Dulu kita duduk di meja lebar dengan dua bangku. Dan lucunya ketika kedua anak sedang bermusuhan penggarislah yang jadi pembatas keduanya.

Itulah beberapa kenangan jaman SD yang tak terlupakan, semoga dapat mengingatkan kita kemasa-masa dulu waktu SD

Klaim Artikel ini baca: Disclaimer
Read More

Senin, 19 Oktober 2015

Permainan Tradisional Jaman Dahulu yang Mulai Terlupakan

Permainan Tradisional Jaman Dahulu yang Mulai Terlupakan - Berbeda jauh dengan dahulu sekarang permainan anak sangat canggih dan mewah namun memiliki dampak negatif yaitu hilangnya rasa kebersamaan yang dulu ditunjukkan saat bermain permainan jaman dahulu seperti, congklak, monopoli dan yang lainnya. Kali ini kita akan mengulas beberapa permainan jaman dahulu yang sudah mulai terlupakan.

1. Petak Umpet
    Permainan ini merupakan permainan yang dapat dimainkan minimal 2 orang, Jika semakin banyak orang akan semakin seru. Dimulai dengan mencari yang menjadi kucing (yang jaga) dengan cara Hompimpa. Selanjutnya yang kalah Hompimpa atau yang menjadi kucing akan menutup matanya dan berhitung, dan biasanya menghadap tembok atau pohon, bila menghitung selesai saatnya kucing mencari teman-teman yang telah bersembunyi satu persatu. Setelah semua ditemukan yang pertama ditemukan akan menjadi kucing seterusnya, dan adapula dilakukannya penarikan teman yang jaga atau yang menjadi kucing dengan cara berbaris dibelakang kucing, dan yang menjadi kucing sebelumnya menyebutkan nomor yang jaga, terhitung dari belakangnya (Permainan ini menentukan yang jaga sesuai peraturan yang disepakati).


2. Betengan
    Permainan ini dapat dimainkan minimal 4 orang, dan adapula sistem group yang terdiri dari 2 atau 4 orang atau lebih didalamnya. Cara memainkannya adalah masing-masing group memilih tempat atau markasnya bisa itu sebuah pohon dinding atau lainnya yang dimana didalam permainan ini disebut benteng. Adapun tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang atau mengambil alih benteng lawan dengan cara menyentuh benteng meilik lawan dan yang menyentuh lebih dulu dia dinyatakan group yang menang, adapun cara selanjutnya yaitu dengan menawan lawan dengan cara menyentuhnya namun siapa yang terakhir menyentuh bentengnya masing-masinglah yang berhak menyentuh lawannya.


3. Kelereng
    Kelereng atau sering disebut gundu, keneker, guli dan masih banyak istilah lainnya, permainan ini dimainkan dengan menggunakan bola kecil yang terbuat dari kaca namun aman jika dimainkan. Cara memainkannya yaitu dengan mengarahkan kelereng kita ke arah kelereng lawan, jika terkena kelereng lawan kita dinyatakan menang (didalam permainan ini juga banyak terdapat peraturan permainannya ditiap daerah).


4. Engklek atau Demprak
    Permainan ini merupakan permainan tradisional denagan cara lompat –pada bidang– datar yang telah digambar berbentuk kotak dengan tingkatan, cara memainkannya dengan membuat gambar kotak-kotak kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak satu kekotak berikutnya. Permainan ini bisa dimainkan oleh 2 sampai 5 anak atau lebih dan dilakukan di halaman luas.


5. Congklak
    Congkak merupakan permainan tradisional yang dikenal berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Permainan ini pada umumnya dimainkan oleh anak perempuan, permainan ini menggunankan sejenis cangkang kerang sebagai biji congklak dan apabila tidak ada bisa memakai benda lain seperti batu, biji-bijian sampai kelereng. Cara memainkannya dengan memasukkan biji congklak kedalam lobang yang ada dibidang congklak.


Itulah Sedikit Permainan Tradisional Jaman Dahulu yang Mulai terlupakan, semoga dengan membaca artikel ini kita bisa mengenang kembali kenangan jaman dahulu yang penuh kecerian, Terima kasih
Klaim Artikel ini baca: Disclaimer
Read More

Kamis, 15 Oktober 2015

12 Fakta Perbedaan Orang Indonesia dan Jepang

Bendera Kebangsaan Indonesia & Jepang
12 Fakta Perbedaan Orang Indonesia dan Jepang - Berikut Fakta Perbedaan orang Indonesia dan Jepang di kehidupan sehari-hari

1. Ketika Berada di kendaraan Umum
  •  Jepang    : Orangnya sedang membaca buku atau tidur di kendaraan umum.
  •  Indonesia: Orangnya pada gosip, ketawa (cekikikan), ngelamun sampai tidur.

2. Ketika Makan di dalam kendaraan umum
  • Jepang    : Sisa makanan disimpan terlebih dahulu dan selanjutnya dibuang ditempat sebenarnya (tong sampah).
  • Indonesia: Dengan tanpa dosa, sisa makanan (sampah) dibuang sembarangan bahkan diberbagai sudut di kendaraan umum bahkan melempar sisa makanan keluar jendela.

3. Ketika dikelas:
  • Jepang    : Bangku yang kosong merupakan bangku yang paling belakang.
  • Indonesia: Bangku yang kosong ialah bangtu terdepan.

4. Ketika Pengajar memberikan materi pelajaran
  • Jepang    : Memdengarkan dan memperhatikan dengan serius tanpa menimbulkan bunyi berisik yang dapat mengganggu prose mengajar dan belajar.
  • Indonesia: Hanya barisan paling depan yang diam dan serius selebihnya sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

5. Ketika Diberi Tugas saat belajar
  • Jepang    : Hari itu juga diselesaikan apakah malam atau siang.
  • Indonesia: Kalau masih bisa dikerjakan besok kenapa harus sekarang.

6. Ketika terlambat
  • Jepang     : Memohon maaf sampai membungkukkan badanya sampai 90 derajat, dan menampilkan ekspresi malu dan menyesal serta tidak akan mengulangi.
  • Indoneisa: Masuk begitu saja tanpa meminta maaf ataupun berasa bersalah dan menyesal.

7. Ketika berada di jalan raya
  • Jepang    : Mobil sangat jarang digunakan kecuali di kota besar. Padahal kita ketahui Jepang merupakan salah satu produsen terbesar mobil diseluruh dunia.
  • Indonesia: Jalanan macet, parkiran sembarangan, dan para remaja yang kebanyakan belum memiliki SIM berkendara di jalan raya.

8. Ketika Jam Kantor
  • Jepang     : Jalanannya sepi, seperti kota mati.
  • Indonesia: Banyak oknum pemerintah yang berkeliaran di supermarket pada saat jam kerja kantor.

9. Ketika buang sampah
  • Jepang    : Sampah ditempatkan atau dibuang sesuai jenis, apakah itu organik atau anorganik.
  • Indonesia: Organik dan anorganik dicampur disatu wadah.

10. Ketika Pergi Kekantor
  • Jepang    : Berangkat naik kendaraan umum semacam bus dan kereta api. Mobil hanya digunakan saat acara besar keluarga.
  • Indonesia: Mengkedepankan gengsi "Ngapain naik angkot GENGSI".

11. Ketika Janjian untuk Ketemu
  • Jepang    : Semua datang tepat waktu
  • Indonesia: Bisa tertunda berjam-jam, berbulan-bulan bahkan sudah lupa dengan janjinya.

12. Ketika berjalan dipagi hari
  • Jepang    : Jalannya seperti orang yang tak kenal lelah, dikarenakan takut terlambat masuk kerja. Padahal waktu masih panjang dan lama.
  • Indonesia: Serba santai dikarenakan bos yang kurang disiplin anak buah pun ikut tidak disiplin

Sekian Perbedaan Orang Jepang dan Indonesia, Semoga membantu dan direnungkan.Admin pamit wassalam.

Sumber: Faktagila.blogspot.com
Klaim Artikel ini baca: Disclaimer
Read More